Semua Gerakan Adalah Pembohongan dan Rektor Harus Bertanggung Jawab, Jika Terduga Pelaku Tidak Ditahan!
Oleh : Riadus Solihin (Mahasiswa UIN MATARAM)
UIN Care yaitu unit layanan terpadu di UIN Mataram yang menjadi leading sektor dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Sama-sama kita juga bahwa UIN Care UIN Mataram ini berkerjasama dengan Pusat Studi Gander dan Anak (PSGA) UIN Mataram, dalam upaya penanganan terhadap kekerasan seksual di Kampus UIN Mataram.
Berangkat dari pada isu yang beredar saat ini tentunya kita semua sama-sama tahu bahwa dalam beberapa media dan temuan hasil investigasi dari tahun 2021-2024 sebanyak 25 kasus yg di tangani oleh UIN Care dimasa kepemimpinan Rektor UIN Mataram Prof. Masnun, namun dalam upaya ini apa yang dimunculkan atau ditonjolkan oleh UIN Care?
Dalam hal ini jangan sampai ada indikasi atau unsur kepentingan semata dalam pembentukan UIN Care, Penulis menduga bahwa UIN Care dibentuk atas dasar kepentingan politik untuk unggulnya UIN Mataram, kita lihat peran, tujuan, pendekatan, langkah-langkah UIN Care sampai saat ini tidak ada integritas yg dimunculkan dalam beberapa penyelesaian masalah yg terjadi, bahkan ditengah pemberitaan kasus Dosen UIN Mataram yang terduga melakukan pelecehan seksual UIN Care belum pernah muncul menyampaikan penjelasannya.
Maka dari itu, penulis meminta semua pihak yang menuntut persoalan Dosen yang terduga melakukan pelecehan ini dari Mahasiswa, Media, dan lainnya harus mengkawal hingga terduga pelaku ditangkap dan ditahan dengan Hukum yang ada. Jika tidak, maka semua pemberitaan ini hanya pembohongan publik dan mencoreng nama baik almamater UIN Mataram. Dan sudah sewajarnya penulis mempertanyakan ada apa dibalik gerakan ini? Jika terduga pelaku tidak ditangkap!
Komentar
Posting Komentar