Dari Desa untuk Bangsa, KKN Literasi UNRAM Desa Nyerot 2025 Kobarkan Cinta Membaca Sejak Dini


Mataram, 25 Agustus 2025 – Di tengah semarak program nasional memperkuat literasi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (UNRAM) angkatan 2025 tampil luar biasa dengan meluncurkan lima program unggulan berbasis literasi di Taman Baca Masyarakat (TBM) Saras Alus yang berpusat pada SDN 2 Nyerot, desa Nyerot, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Program ini berlangsung penuh 
semangat selama sebulan, dari 9 Juli hingga 9 Agustus 2025, sebagai tonggak penting dalam 
menanamkan budaya membaca pada masyarakat.

Mahasiswa KKN PMD Literasi UNRAM menghadirkan berbagai aktivitas kreatif dan edukatif, mulai dari membaca nyaring, cerdas mengulas buku, menulis cerita berbasis buku bacaan, hingga proyek kreatif berbasis bacaan. Setiap kegiatan dirancang untuk mendorong kemampuan membaca, memahami isi bacaan, hingga ekspresi kreatif siswa.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pendekatan kolaboratif, para siswa diajak berbagi gagasan, menceritakan kembali isi buku, dan kemudian merancang proyek kreatif salah satunya adalah membuat pembatas buku yang di isi gambar atau tokoh dalam buku yang mereka baca, kegiatan projek berbasis buku bacaan ini merupakan puncak dari setiap rangkaian literasi yang dijalankan.

Ketua tim KKN PMD Literasi UNRAM 2025 di TBM menyampaikan bahwa tujuan utama 
kegiatan adalah membangun kebiasaan membaca sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup anak-anak, tanpa menjadikannya beban. “Masa kelas 1 hingga 6 adalah periode emas untuk menanamkan kecintaan terhadap buku. Dengan metode yang menyenangkan, kami berharap mereka melihat membaca bukan kewajiban, tapi menjadi kebutuhan dan sumber inspirasi sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kombinasi program edukatif dan interaksi personal, mahasiswa KKN PMD UNRAM berharap seluruh rangkaian ini menjadi fondasi literasi, sekaligus inspirasi bagi masyarakat desa Nyerot untuk tumbuh menjadi generasi cerdas, kreatif, dan percaya diri. Ikhtiar ini diyakini akan menghasilkan dampak jangka panjang dalam membentuk anak-anak yang tidak hanya pandai membaca tetapi juga kritis, imajinatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Klarifikasi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Lombok Tengah: Tidak Ada Rencana Aksi Besok, Tanda Tangan pimpinan Lembaga Dimanipulasi

Dugaan praktek Jual beli beasiswa di kampus swasta Medical Farma Husada, Aktivis: ombudsman dan kementerian segera investigasi.

Rektor Unram Gagal: Kegagalan Kepemimpinan dalam Satu Periode Mengurus Mahasiswa